
Pandaan, Sabtu, 26 September 2026 — SD Maarif Jogosari Pandaan kembali melaksanakan Program Manziliyah “Action Program” sebagai salah satu program sekolah dalam mengembangkan karakter, keterampilan, kedisiplinan, kesehatan, literasi, serta kecakapan peserta didik. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 07.00–09.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 1–6 bersama Bapak dan Ibu Dewan Guru (Teacher Staff).
Program Manziliyah “Action Program” terdiri atas enam program unggulan, yaitu Program Sehati, Program Yaummiyah, Program Beras Ketan, Program Bidiksip, Program Jawara Cilik, dan Program Puspa. Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa dibagi menjadi enam Firqoh yang masing-masing menggunakan nama tokoh ulama Nahdlatul Ulama, yaitu Firqoh Merah (KH. As’ad Syamsul Arifin), Firqoh Kuning (KH. Abdul Wahab Chasbullah), Firqoh Hijau (KH. Bisri Syansuri), Firqoh Biru (KH. Hasyim Asy’ari), Firqoh Ungu (KH. Abdurrahman Wahid/Gus Dur), dan Firqoh Hitam (KH. Wahid Hasyim).

Sebelum memasuki kegiatan inti, seluruh peserta didik dan guru mengawali kegiatan dengan berdoa bersama. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Subhanul Wathon, dan Mars Maarif NU. Setelah rangkaian pembukaan selesai, masing-masing firqoh mengikuti kegiatan sesuai dengan program yang telah ditentukan.
1. Program Sehati “Senang Hayati”
Program Sehati (Senang Hayati) mengajak peserta didik belajar tentang menanam, merawat, dan menuai manfaat untuk masa depan. Pada kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung menanam berbagai bibit tanaman siap tanam, seperti cabai, terong ungu, dan brokoli.
Kegiatan dilakukan dengan menggunakan sistem tanam pola asuh serta diarahkan untuk menjadikan Greenhouse di lingkungan sekolah sebagai sarana pembelajaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar merawat tanaman secara bertanggung jawab sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Koordinator Program: Pak Dirwan.
2. Program Yaummiyah
Program Yaummiyah memberikan pembelajaran melalui praktik berwudhu. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik melaksanakan wudhu dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung tata cara berwudhu sehingga diharapkan dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Koordinator Program: Pak Ainul.
3. Program Beras Ketan
Program Beras Ketan (Kebersihan dan Kesehatan) mengangkat tema “Bersama Merawat Kesehatan Gigi Sejak Dini.” Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
Salah satu kegiatan utama adalah praktik sikat gigi yang dilakukan dengan bimbingan guru. Peserta didik diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi sejak usia dini sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Koordinator Program: Bu Hj. Luluk Masriyah.
4. Program Bidiksip
Program Bidiksip (Bina Didik dan Kedisiplinan) menghadirkan kegiatan yang menyenangkan melalui roleplay atau bermain peran, membuat yel-yel, serta bonding antara guru dan siswa.
Kegiatan tersebut dirancang untuk membangun keberanian, kreativitas, kerja sama, kedisiplinan, serta hubungan positif antara peserta didik dan guru. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh semangat karena siswa terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas kelompok.
Koordinator Program: Bu Indah.
5. Program Jawara Cilik
Program Jawara Cilik menjadi wadah bagi peserta didik untuk belajar dan mengeksplorasi berbagai keterampilan. Kegiatan meliputi Public Speaking, Seni Terapan, dan Seni Murni.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diberikan kesempatan untuk menuangkan imajinasi, perasaan, dan ekspresi melalui berbagai karya seni yang indah dan penuh makna. Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan ini juga melatih keberanian siswa dalam menampilkan kemampuan yang dimiliki.
Koordinator Program: Bu Niswah.
6. Program Puspa “Pustaka Menyapa”
Program Puspa (Pustaka Menyapa) mengajak peserta didik untuk meningkatkan kemampuan literasi melalui kegiatan Education Write atau belajar menulis.
Siswa diberikan ruang untuk menuangkan ide, gagasan, pengalaman, dan imajinasinya dalam bentuk tulisan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya literasi sekaligus meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi melalui tulisan.
Koordinator Program: Pak Nashihin.
Membentuk Peserta Didik yang Berkarakter dan Terampil
Pelaksanaan Program Manziliyah “Action Program” di SD Maarif Jogosari Pandaan menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan karakter, keagamaan, kesehatan, lingkungan, kedisiplinan, kreativitas, keterampilan, dan literasi dalam kegiatan yang aktif dan menyenangkan.
Dengan melibatkan seluruh siswa kelas 1–6 serta Bapak dan Ibu Dewan Guru, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kebiasaan positif peserta didik melalui pengalaman nyata. Pembagian siswa dalam enam firqoh juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kerja sama, tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat belajar.
Melalui Program Manziliyah “Action Program”, SD Maarif Jogosari Pandaan terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga membentuk peserta didik yang religius, sehat, disiplin, kreatif, peduli lingkungan, percaya diri, dan memiliki budaya literasi.
SD Maarif Jogosari Pandaan — Menajamkan Pikiran, Melembutkan Rasa, Memekarkan Iman.
(Dirwan).
