
Penyelenggaraan bangunan Gedung Kepala bidang Cipta karya Dody Prasetyo, S.T., M.M. meninjau progres pembangunan infrastruktur Gedung. Kunjungan ini bagian dari monitoring proyek strategis daerah. untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan standar kualitas, di bawah langit cerah Kabupaten Mojokerto, suara mesin dan denting besi bergema dari kawasan proyek pada Rabu siang, 7/11/ 2025.
Di tengah aktivitas para pekerja yang mengenakan helm proyek dan Sefti K3 lengkap, Dodik Kepala Bidang Cipta karya, berdiri disisi sudut pekerjaan proyek, menyimak laporan teknis dari Konsultan pengawas lapangan, Siang itu, ia meninjau langsung progres pembangunan Gedung.
Infrastruktur DPUPR dari empat proyek strategis daerah yang sedang dimonitor langsung oleh Penyelenggaraan bangunan Gedung Kepala bidang Cipta karya Dody Prasetyo, S.T., M.M “Ini sudah kami cek satu per satu, Alhamdulillah semuanya di atas target progres usai melakukan monitoring, Namun, ia menegaskan agar seluruh pekerjaan dipercepat, mengingat waktu yang kian mepet dan musim hujan, Kunjungan lapangan tersebut, merupakan bagian dari kegiatan Monitoring Proyek Strategis.

Kabupaten Mojokerto yang mencakup empat titik pekerjaan, Kegiatan yang berlangsung sejak jam 10 siang hingga jam 14:30 menjelang sore, diisi dengan peninjauan ke setiap titik proyek, untuk memastikan kemajuan fisik, kesesuaian spesifikasi, serta penerapan standar keselamatan kerja, Dalam monitoring tersebut,
Bagi Dody, kunjungan ini bukan sekadar inspeksi rutin, Ia ingin memastikan bahwa seluruh proyek strategis yang dibiayai APBD Kabupaten Mojokerto berjalan efisien, transparan, dan sesuai jadwal. “Target harus dipenuhi, Kalau perlu, tenaga ditambah agar tidak molor karena hujan. Kita ingin semua pembangunan memenuhi standar dan tepat waktu, Wajah Kabupaten Mojokerto menurut Dody, bukan hanya di pusat Kabupaten, melainkan di tiap titik pembangunan infrastruktur terdekat dengan masyarakat yang nyaman, efisien, dan representatif menjadi simbol Kemajuan prima yang diidamkan Masyarakat sekitar, “Kalau bisa, pertengahan Desember sudah selesai. Jangan tunggu akhir kontrak,” tegasnya, Ini bentuk komitmen bersama untuk mengawal proyek strategis daerah agar berjalan transparan, sesuai aturan, dan bebas dari penyimpangan,” ujar Dody.
Terdapat beberapa proyek strategis daerah yang masuk dalam daftar prioritas tahun anggaran 2025, empat proyek yang dikunjungi kali ini adalah yang paling siap dan menunjukkan progres signifikan.

Seluruh proyek dibiayai penuh dari APBD 2025 Kabupaten Mojokerto. Ia menambahkan,” sejauh ini seluruh pekerjaan berjalan on schedule bahkan dengan deviasi positif. Artinya, capaian fisik proyek melebihi rencana awal, Dalam setiap proyek, kualitas konstruksi menjadi perhatian utama. bahwa perbedaan nilai kontrak antar proyek tidak bisa disamaratakan karena menyesuaikan kontur lahan, serta spesifikasi pelayanan masyarakat,“Misalnya, Infrastruktur memerlukan penyesuaian struktur karena kondisi tanahnya dan kebutuhan ruang pelayanan yang lebih kompleks. Jadi, penentuan anggaran didasarkan pada analisis teknis, bkn sekadar ukuran bangunan,” terangnya, pengawasan ketat juga dilakukan terhadap pelaksanaan di lapangan.
Ia meminta pengawas proyek dan tim pelaksana untuk memperhatikan setiap detail pekerjaan, mulai dari mutu material hingga keselamatan tenaga kerja. “Pembangunan harus memenuhi standar perencanaan dan prosedur, Semua harus sesuai norma dan aturan yang berlaku,musim hujan, kecepatan kerja menjadi kunci utama, Dody menyadari bahwa banyak proyek daerah biasanya terhambat oleh cuaca, padahal kontrak umumnya berakhir Desember, Karena itu, ia meminta agar para pelaksana proyek menambah sumber daya manusia untuk mempercepat penyelesaian.” Ujarnya.

“Kita dorong agar bln Desember semua sdh rampung. jgn menunggu batas akhir kontrak, Kepastian waktu penyelesaian ini penting agar pemerintah dapat segera melakukan serah terima hasil pekerjaan dan masyarakat dapat segera melihat pemanfaatan fasilitas baru, program monitoring proyek strategis ini merupakan contoh nyata bagaimana pemerintah daerah, membangun sinergi lintas lembaga untuk menciptakan tata kelola yang akuntabel, sejak tahap awal perencanaan hingga pelaksanaan terbukti efektif dalam meminimalkan potensi penyimpangan, pola monitoring ini menjadi model yang mulai diterapkan di berbagai daerah lain di Jawa Timur, Kabupaten Mojokerto menjadi salah 1 Daerah yang cukup disiplin dalam menjalankan sistem pengawasan kolaboratif,” pungkanya.
Hasilnya bisa dilihat progresnya baik, laporan keuangan tertib, dan kualitas fisiknya terjamin,” Ketika langit mulai beranjak mendung, rombongan kegiatan menutup agenda monitoring hari itu, 4 proyek strategis telah dikunjungi, empat progres telah dipastikan aman, Dengan langkah itu, kembali menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya mengedepankan kecepatan, tetapi juga menjunjung tinggi kualitas dan integritas sebagai fondasi utama bagi Kabupaten Mojokerto.(Arif).
