
Rekampublik.my.id
Mojokerto – kemiskinan masih mengintai di Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Pasalnya, warga Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan sooko, terpaksa hidup di rumah yang nyaris roboh. Mereka berharap pemerintah segera bergerak, bukan sekadar melihat atau menunggu adanya musibah datang untuk menimpa masyarakatnya.
Nasib Imron, warga Dusun Sugihan RT 01 RW 09, Desa Japan, hingga kini masih terkatung-katung tanpa kejelasan nasibnya mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat turun kedesa namun tak kunjung ada.
ada apa dengan pemerintah sebagai pusat pelayanan daerah Tanpa ada perhatian sama sekali manakalah kepala desa seharusnya mengajukan bantuan bedah rumah atau Rehabilitasi bangunan ke pemerintah daerah sebagai penanggung jawab kepala Desa untuk memberikan perhatian kepada warganya yang kurang mampu.
.Imron yang hidup seorang diri dalam keterbatasan ekonomi mengaku hampir tidak pernah tersentuh oleh bantuan apapun meski kondisinya tergolong warga rentan.
Saat awak media mencoba melakukan klarifikasi langsung kepada Kepala Desa Japan, H Salim Udin, terkait kondisi Imron, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal, Kepala desa dinilai sulit ditemui dan belum memberikan penjelasan terkait, Imron tidak masuk dalam skema bantuan sosial desa.

“Imron, sendiri berharap besar dapat memperoleh bantuan, khususnya program bedah rumah dan bantuan lainnya supaya usaha jualan kopinya bisa meningkat lagi dan berkembang,”Ungkapnya.
Selain untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya, bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang usaha kecilnya berjualan kopi kecil-kecilan demi menyambung hidup di tengah perekonomian yang sulit ini.
“Minimnya perhatian pemerintah desa terhadap salah satu warganya Imron memunculkan dugaan lemahnya kepedulian, pelayanan dan pengawasan kepala desa terhadap warga miskin kurang mampu di wilayahnya.
Imron berharap kepada pemerintahan di Kabupaten Mojokerto atau pemerintah pusat dapat memberi perhatian serius terkait rumahnya yang sudah reyot hampir Roboh.
Sorotan masyarakat menilai kepala desa seharusnya turun langsung melihat kondisi warganya dengan survei, bukan hanya mengandalkan laporan. semoga dengan pemberitaan ini Imron warga dusun sugihan Desa Japan kecamatan Sooko mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Daerah atau pemerintah pusat, dan sampai berita ini ditayangkan kepala Desa belum bisa Ditemui.’
Jurnalis Johanes.
