
Rekam publik,Mojokerto – Rencana penguatan struktur Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hingga ke tingkat desa dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan politik partai. Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang siap turun langsung membangun jaringan hingga desa dianggap membawa energi baru bagi kader di daerah.
Di Mojokerto, dukungan disampaikan Bro Riki dari OKK dan Media PSI setempat. Ia menyebut keterlibatan langsung tokoh nasional memberi pesan bahwa pembangunan partai harus dimulai dari komunitas paling dasar, bukan hanya dari pusat kekuasaan.
Menurutnya, desa merupakan ruang perjumpaan berbagai persoalan nyata seperti pertanian, lapangan kerja, infrastruktur dasar, hingga layanan publik. Karena itu, keberadaan struktur partai di tingkat desa akan membuat agenda politik lebih relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
“Kalau ingin demokrasi kuat, bangun dulu fondasinya di desa. Di situlah kepercayaan publik dibentuk,” katanya.
Ia menilai pendekatan ini dapat meruntuhkan kesan eksklusivitas politik modern yang kerap berjarak dengan warga pedesaan. Dengan turun langsung, komunikasi politik menjadi dua arah dan berbasis pengalaman warga, bukan semata narasi di media.
Lebih jauh, penguatan sampai desa juga dipandang sebagai cara menanamkan nilai kerja keras dan pelayanan publik kepada kader muda.
Model ini diharapkan melahirkan kader yang tidak hanya piawai berkomunikasi, tetapi juga terbiasa bekerja menyelesaikan persoalan riil masyarakat.
Bila konsolidasi berjalan konsisten, Bro Riki optimistis PSI akan memiliki fondasi organisasi yang lebih kokoh dan merata. Pada akhirnya, desa tidak lagi sekadar lokasi kampanye, melainkan pusat tumbuhnya partisipasi dan gagasan pembangunan jangka panjang.
Jurnalis Johanes
