
Mojokerto – Tradisi Ruwah Desa di Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terlaksana dengan meriah dan khidmat. Kegiatan yang dipusatkan di area dusun tersebut menampilkan panggung hiburan rakyat bertema budaya Jawa, lengkap dengan pertunjukan ludruk dan campursari “Bhayu Wijaya” sebagaimana terlihat pada panggung utama acara.
Ruwah dusun yang menjadi agenda rutin masyarakat ini digelar sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan warga.
Sejumlah elemen masyarakat tampak hadir, mulai dari tokoh adat, panitia pelaksana, hingga warga sekitar yang mengikuti rangkaian kegiatan spiritual dan sosial kemasyarakatan.
Warga mengikuti doa bersama dan prosesi adat dengan tertib. Pada malam harinya, panggung hiburan rakyat menjadi pusat perhatian masyarakat yang memadati area depan panggung.
Kegiatan ruwah desa ini pada dasarnya merupakan tradisi budaya yang sarat nilai spiritual, gotong royong, dan pelestarian kearifan lokal.
Banyak pihak berharap tradisi tersebut terus dilestarikan dengan tetap membuka ruang komunikasi yang baik antara panitia, pemerintah desa, dan insan pers, sehingga kegiatan budaya masyarakat dapat terdokumentasi dan tersampaikan secara luas kepada publik.
Jurnalis Johanes
