
Rekampublik
Mojokerto – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR) di Pendopo Pemkab Mojokerto, Jumat (6/2/2026), menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen insan pers dalam menjaga profesionalisme dan integritas jurnalistik.
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, acara ini dihadiri Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Forkopimda, perwakilan Bulog Mojokerto, kepala desa, insan pers, serta masyarakat.
Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap peran pers sebagai pilar demokrasi.

Ketua PWMR, Jayak Mardiansyah, menyampaikan bahwa tantangan pers saat ini tidak hanya soal kecepatan informasi, tetapi juga soal akurasi dan etika. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas wartawan menjadi agenda penting yang terus didorong PWMR.
Rangkaian HPN 2026 di Mojokerto Raya tidak hanya berisi seremoni, tetapi juga kegiatan edukatif, diskusi publik, dan aksi sosial. Santunan kepada anak yatim menjadi bagian dari kepedulian insan pers terhadap lingkungan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, PWMR juga menyerahkan 10 piagam penghargaan kepada desa, instansi, dan tokoh yang dinilai berprestasi, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati Mojokerto dalam sambutannya menekankan bahwa pers adalah mitra strategis pemerintah sekaligus kontrol sosial yang sehat.
Ia mengingatkan agar insan pers tidak menyampaikan informasi yang belum tervalidasi karena dapat menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.
“Melalui semangat Hari Pers Nasional 2026, mari kita wujudkan pers yang independen, berintegritas, dan mampu mencerdaskan publik,” pesan Bupati Mojokerto.
Jurnalis Johanes
