
Mojokerto. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto bergerak cepat menangani laporan warga terkait kemunculan seekor ular yang masuk ke sebuah warung di kawasan sooko tepatnya di belakang kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (7/3/2026).
Peristiwa tersebut sempat membuat pemilik warung panik karena ular yang masuk ke dalam area warung dikhawatirkan membahayakan pengunjung maupun masyarakat yang berada di lokasi. Setelah menerima laporan dari warga, petugas Damkar dan BPBD segera mendatangi tempat kejadian untuk melakukan evakuasi.

Showan, salah satu petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mojokerto, mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya bertugas menangani kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat lainnya, termasuk menangani hewan berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman warga.

“Kami harus bergerak cepat membantu masyarakat. Selain kebakaran, kami juga sering menangani laporan terkait hewan berbahaya seperti ular yang masuk ke rumah atau tempat usaha warga,” ujar Showan di lokasi kejadian.
Dengan menggunakan peralatan khusus, petugas akhirnya berhasil menangkap ular tersebut tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan di sekitar warung.
Pemilik warung yang menjadi lokasi masuknya ular mengaku sangat bersyukur atas respons cepat dari petugas. Ia mengatakan kehadiran Damkar dan BPBD sangat membantu dan membuat dirinya merasa lebih aman.
“Alhamdulillah saya sangat terbantu oleh petugas pemadam kebakaran dan BPBD yang sudah cepat menangani hewan yang sangat berbahaya ini,” ujarnya.
Setelah berhasil diamankan, ular tersebut kemudian dibawa oleh petugas untuk ditangani lebih lanjut agar tidak kembali membahayakan warga sekitar.
