
Mojokerto – Kondisi yang sanhat memprihatinkan dialami pasangan lansia, Samsuri (80) dan istrinya Rukmi (80), warga Dusun Plosorejo, Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Rumah yang mereka tempati bersama satu anak dan cucunya dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Bangunan rumah tersebut tampak rapuh dengan kondisi dinding dan atap yang memprihatinkan. Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari keluarga tersebut. Meski demikian, mereka tetap bertahan karena keterbatasan ekonomi.

Sumaidah, anak dari pasangan lansia tersebut, menyampaikan,harapan saya agar pihak pemerintah segera memberikan bantuan melalui program bedah rumah. Ia mengaku sudah beberapa kali rumah orang tuanya didata oleh pihak terkait, namun hingga kini belum ada realisasi bantuan.
“Kami berharap ada perhatian dari dinas atau pemerintah. Rumah ini sudah sangat tidak layak ditempati. Sudah sering didata, tapi belum ada kabar kelanjutannya,” ucap sumaidah, Selasa (24/3/2026).
Hal senada disampaikan Kepala Dusun Plosorejo, Khoirom. Ia mengatakan bahwa pendataan terhadap rumah tersebut memang sudah beberapa kali dilakukan oleh dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang jelas.

“Sudah sering didata untuk program bedah rumah, bahkan saya juga sudah menunjukkan data yang ada. Tapi sejauh ini hanya sebatas pendataan saja, belum ada realisasi,” terangnya
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar keluarga tersebut dapat tinggal di rumah yang layak dan aman.(Johanes)
