
Ruas Jalan Mojowono – Mojogebang dapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto, membangun proyek infrastruktur Ruas Jalan yang dikategorikan sebagai fungsi lokal antar daerah pedesa’an sebagai penghubung antar lokasi sosial dengan tempat lain serta meningkatkan Pelayanan, termasuk Kesehatan, Pendidikan dan Perekonomian Masyarakat. (19 November 2025).
Ruas jalan yang saat ini diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Mojokerto sebagai sarana Infrastruktur yaitu Ruas Jalan Mojowono – Mojogebang Kabupaten Mojokerto.

Warga sekitar sangat apresiasi terkait program pemerintah karena Jalan lingkungannya telah di perbaiki.
Menggunakan anggaran bersumber dari APBD 2025 Kabupaten Mojokerto yang di Alokasikan untuk Ruas Jalan Mojowono – Mojogebang
Dengan program pemerintah terkait Infrastruktur di Kabupaten Mojokerto mulai dilaksanakan pekerjaan proyek Ruas Jalan Mojowono – Mojogebang total anggaran,
Biaya: Rp. 2.945.932.000,00 APBD Tahun 2025 Kabupaten Mojokerto, dikerjakan oleh Pelaksana : PT. REKA BINA BIMATA dengan Volume :5,00 – 5,50 m x 788,00 m Waktu Pekerjaan : 83 Hari Kalender, Mulai: 07 Oktober 2025, Selesai: 28 Desember 2025

Pengerjaan proyek Ruas Jalan Mojowono – Mojogebang bertujuan untuk memperbaiki jalan yang terkategori rusak berat, Dimana juga dilakukan kegiatan pekerja’an pelebaran ruas jalan agar tidak Sempit, proyek pelebaran ruas jalan dilakukan dengan lebih detail mengutamakan kuantitas dan kualitas yang menyeluruh.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Mojokerto.Henri Surya ST, MT. menjelaskan sa’at dikonfirmasi,” pekerja’an proyek Ruas Jalan Mojowono – Mojogebang bagian dari program Infrastruktur pemerintah.“ perbaikan dilakukan di setiap titik wilayah kabupaten Mojokerto dan dikerjakan secara bertahap.
Kepala Bidang Bina Marga berharap masyarakat dapat mengerti supaya tidak mempengaruhi aktivitas pekerjaan proyek dan arus jalan disetiap pekerjaan Proyek ruas Jalan supaya tidak menghambat dalam pelaksanaan pekerjaan nya ,” dan saat rekonstruksi dilakukan akan ada Alternatif rekayasa Jalan,” pungkasnya.(Arif).
