
Pandaan, Jumat, 2 Oktober 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, SD Maarif Jogosari Pandaan turut menyemarakkan momentum tersebut dengan mengajak seluruh siswa dan siswi kelas 1 hingga kelas 6 untuk mengenakan seragam batik bebas, sopan, dan rapi.

Peringatan Hari Batik Nasional di SD Maarif Jogosari Pandaan dilaksanakan dengan mengganti Seragam Baju Pramuka yang biasanya dikenakan setiap hari Jumat menjadi pakaian batik bebas dan sopan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas 1 sampai kelas 6 SD Maarif Jogosari Pandaan. Para siswa terlihat sangat antusias dan gembira mengenakan berbagai motif dan corak batik yang mereka pilih.
Peringatan Hari Batik Nasional dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, bertempat di lingkungan SD Maarif Jogosari Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Indonesia sejak usia sekolah. Melalui penggunaan batik, siswa diajak untuk mengenal, menghargai, dan ikut melestarikan salah satu warisan budaya bangsa.
Batik bukan sekadar kain dengan beragam motif dan warna. Batik merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki makna, nilai, keindahan, serta cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, mengenakan batik menjadi salah satu cara sederhana untuk menunjukkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia.
Bagaimana Pelaksanaannya?
Sejak pagi, para siswa datang ke sekolah dengan mengenakan berbagai jenis pakaian batik yang berbeda-beda. Suasana sekolah tampak semakin semarak karena setiap siswa menampilkan motif dan corak batik yang beragam.
Antusiasme siswa terlihat dari keceriaan mereka saat berkumpul bersama teman-teman dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan mengenakan pakaian batik. Keberagaman motif batik yang dikenakan juga menjadi gambaran kekayaan budaya Indonesia.
Peringatan Hari Batik Nasional di SD Maarif Jogosari Pandaan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan mengenakan pakaian batik, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa kepada generasi muda.
Batik bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya bangsa yang penuh makna dan keindahan. Mari kita lestarikan batik sebagai wujud cinta terhadap budaya Indonesia dan menjaga warisan leluhur agar tetap lestari serta dikenal oleh generasi penerus bangsa.
(Jurnalis : Dirwan).
Selamat Hari Batik Nasional!
Bangga Berbatik, Bangga Berbudaya Indonesia.
