
RekamPublik Mojokerto – Pekerjaan proyek pengelolaan dan pengembangan sistem drainase lingkungan di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, terus berjalan sesuai rencana. Hingga Sabtu (25/4/2026), progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen.
Proyek ini mencakup pembangunan saluran pasangan batu dengan tinggi 1,2 meter sepanjang 152 meter, serta pembangunan trotoar sepanjang 70 meter. Kegiatan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 698.761.177,00. Waktu pelaksanaan proyek ditetapkan selama 120 hari kalender, terhitung mulai 26 Januari 2026 hingga 25 Mei 2026.
Pelaksana proyek, PT Graynenda Putra Karya, melalui asisten pelaksana Rahul menyampaikan bahwa pembangunan drainase ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kegiatan ini ke depan bisa membantu memperlancar aliran air serta mengurangi genangan yang selama ini kerap terjadi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan asisten konsultan yang akrab disapa Guk. Ia mengungkapkan bahwa proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Alhamdulillah, progres pekerjaan sudah hampir 70 persen dan diharapkan selesai tepat waktu,” katanya.
Sementara itu, salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Uus, mengaku senang dengan adanya pembangunan drainase tersebut. Menurutnya, proyek ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi persoalan genangan air di lingkungan desa.
Dengan capaian progres yang signifikan, proyek drainase ini diharapkan dapat segera rampung dan memberikan dampak positif bagi kenyamanan serta kesehatan lingkungan masyarakat Desa Jatirejo.(Raharjo/Harry B)
