
Mojokerto – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan Desa Kedunguneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan tidak menyala saat malam hari. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan berpotensi memicu tindak kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas.Sabtu (16/5/2026)
Berdasarkan pantauan warga, sejumlah titik lampu penerangan jalan di wilayah desa tersebut sudah lama padam. Akibatnya, suasana jalan menjadi gelap gulita ketika malam tiba, terutama di jalur yang minim aktivitas warga dan kendaraan.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya dengan inisial PN mengatakan, kondisi PJU yang mati membuat masyarakat merasa tidak nyaman saat melintas pada malam hari. Ia berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar lampu penerangan segera diperbaiki.

“Lampu penerangan jalan umum ini sudah lama mati. Kami khawatir rawan kejahatan dan kecelakaan karena kondisi jalan sangat gelap. Harapan kami ada tindakan dari dinas terkait supaya PJU di desa kami bisa menyala kembali,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Menurut warga, penerangan jalan memiliki peran penting untuk menunjang keselamatan dan keamanan masyarakat, terutama bagi pengendara roda dua maupun warga yang beraktivitas di malam hari.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap jaringan PJU yang padam tersebut. Dengan adanya penerangan jalan yang berfungsi normal, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat melintas di wilayah Desa Kedunguneng pada malam hari.
