
MOJOKERTO – Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai usaha travel di Dusun Pohsengir, Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, menjadi sasaran pencurian. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp13 juta berupa perhiasan dan sejumlah uang tunai.
Korban, Harianto (31), menuturkan bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi saat dirinya bersama keluarga berlibur ke kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Mereka meninggalkan rumah pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB dan kembali pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat tiba di rumah, korban tidak menaruh curiga meskipun kondisi kamar terlihat sedikit berantakan. Ia mengira ruangan tersebut memang belum sempat dirapikan sebelum berangkat berlibur.
Pencurian baru diketahui pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB saat istrinya hendak memeriksa simpanan perhiasan yang disimpan di dalam lemari tas
“Saya terkejut saat istri
mengatakan perhiasannya sudah tidak ada di dompet. Padahal dompet yang berisi perhiasan tersebut disembunyikan di antara berkas-berkas, salah satunya buku kas masjid,” ujar Harianto kepada awak media.

Mengetahui hal tersebut, keluarga kemudian melakukan pencarian di seluruh bagian rumah. Setelah memeriksa area belakang, mereka menemukan adanya bekas congkelan pada pintu belakang dan jendela samping rumah.
Selain perhiasan, uang simpanan anak-anak sebesar sekitar Rp500 ribu juga dilaporkan hilang. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp13 juta.
Atas kejadian itu, Harianto melaporkan kasus tersebut ke Polres Mojokerto Kota pada Senin (1/6/2026). Tak lama setelah laporan diterima, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.(Harry)
