
Pandaan, 19 September 2026 — SD Maarif Jogosari Pandaan menggelar Apel Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-97 Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menginspirasi Negeri, Membangun Peradaban” dan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat belajar serta meningkatkan kualitas generasi muda Nahdlatul Ulama.

Apel diikuti oleh Bapak/Ibu Dewan Guru, Staf, serta seluruh siswa-siswi kelas 1–6 SD Maarif Jogosari Pandaan. Bertindak sebagai pembina apel adalah Ahmad Nashihin, M.Pd., sedangkan Rizki Nurcahyo, S.Pd. bertugas sebagai pemimpin apel.

Dalam amanatnya, Ahmad Nashihin, M.Pd. menyampaikan bahwa peringatan Harlah LP Ma’arif NU merupakan momentum bersejarah bagi seluruh warga pendidikan Ma’arif. Ia menjelaskan bahwa 19 September 1929 menjadi tonggak berdirinya LP Ma’arif yang memiliki tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus melestarikan paham Ahlussunnah Wal Jamaah.

Beliau menyampaikan bahwa lahirnya LP Ma’arif tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama, di antaranya KH. Abdul Wahid Hasyim, KH. Mahfudz Shiddiq, dan KH. Abdullah Ubaid. Oleh karena itu, setiap tanggal 19 September diperingati sebagai Harlah LP Ma’arif NU.
“Sebagai siswa-siswi Ma’arif, kita harus bangkit. SDM dan pengetahuan harus lebih baik. Jangan tidur, ayo bangkit, ayo belajar dan terus memperbaiki diri,” pesan Ahmad Nashihin kepada seluruh peserta apel.
Ia juga mengajak para siswa untuk menghayati semangat yang terdapat dalam syair LP Ma’arif NU:
“Marilah kita bangkit dengan segera,
Majulah terus ke muka,
Kobarkan semangat belajar giat,
Membangun jiwa raga.”
Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui rajin belajar, meningkatkan pengetahuan, memperbaiki diri, serta memiliki semangat untuk memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
Lebih lanjut, Ahmad Nashihin, M.Pd. menegaskan bahwa apabila generasi muda NU mampu meningkatkan kualitas diri dan semangat belajar, maka anak-anak NU dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa.
“Kalau hal tersebut dapat kita lakukan, kita anak-anak NU dan generasi muda NU akan menjadi garda terdepan bangsa, menjadi inspirasi bagi negara kita, dan siap dalam membangun peradaban menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kegiatan apel peringatan Harlah ke-97 LP Ma’arif NU di SD Maarif Jogosari Pandaan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menanamkan kesadaran kepada seluruh siswa bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan utama untuk meningkatkan kualitas diri, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah, serta mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.( Dirwan).
