Pengembangan Kompetensi Teknis Latihan Perorangan Dasar bagi Anggota Satpol PP di Pendopo Griya Paramitra
Kota Mojokerto, 18 Juli 2026 — Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta pemahaman menyeluruh terhadap tugas dan fungsi bagi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai garda terdepan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pengembangan Kompetensi Teknis Latihan Perorangan Dasar bagi Anggota Satpol PP Kota Mojokerto di Pendopo Griya Paramitra, Kompleks Cikaran Korem 082/CPYJ, Sabtu (18/7).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 19 Juli 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Korem 082/CPYJ. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia Satpol PP, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek pemahaman peran strategis dalam mendukung arah pembangunan daerah.
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu menekankan bahwa seluruh jajaran pemerintah, termasuk Satpol PP, harus memiliki pemahaman utuh terhadap tugas dan arah kebijakan pembangunan. Menurutnya, pemahaman tersebut menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas secara efektif dan tidak sekadar bersifat administratif atau instruktif.
“Seluruh jajaran pemerintah, termasuk Satpol PP, harus memahami tugas dan arah pembangunan daerah sebagai landasan dalam bekerja. Jangan hanya menjalankan perintah, tetapi pahami fungsi dan tujuan yang harus diwujudkan bersama,” tegasnya.
Ning Ita juga menyoroti posisi Satpol PP sebagai representasi pemerintah yang paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dalam konteks tersebut, sikap, perilaku, dan kualitas pelayanan anggota Satpol PP menjadi cerminan wajah Pemerintah Kota Mojokerto di mata publik.
“Satpol PP adalah wajah Pemerintah Kota Mojokerto di hadapan masyarakat. Profesionalisme, disiplin, dan pelayanan yang baik akan membentuk kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 33 anggota Satpol PP yang bertugas di berbagai titik strategis, seperti Rumah Rakyat, Balai Kota, Rumah Dinas Wakil Wali Kota, hingga Kantor Satpol PP. Mereka mendapatkan materi yang berfokus pada penerapan standar operasional prosedur (SOP), penguatan disiplin, serta peningkatan kompetensi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lapangan.
Selain aspek teknis, pelatihan ini juga menanamkan nilai-nilai integritas dan etika pelayanan publik. Hal ini dinilai penting mengingat tugas Satpol PP tidak hanya berkaitan dengan penegakan peraturan daerah, tetapi juga menjaga ketertiban umum serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kolaborasi dengan Korem 082/CPYJ dalam pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter dan kedisiplinan anggota melalui pendekatan semi-militer yang terukur. Diharapkan, metode ini mampu membentuk personel Satpol PP yang tangguh, sigap, namun tetap humanis dalam menjalankan tugasnya.
Pemerintah Kota Mojokerto berharap melalui kegiatan ini kualitas sumber daya manusia Satpol PP semakin meningkat secara signifikan. Dengan kompetensi yang lebih baik, Satpol PP diharapkan mampu menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah secara profesional, menjaga stabilitas ketertiban umum, serta memberikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkot Mojokerto dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, humanis, dan berintegritas, di mana kehadiran Satpol PP tidak hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelayan publik yang dipercaya masyarakat.
Pewarta: Harjo
