
Rekam publik. Mojokerto, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum YLBH Garda Sakera (Sarana Keadilan Rakyat) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menggelar acara hari jadi sekaligus peresmian yang berlangsung meriah di Jontangan Center, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar YLBH Garda Sakera untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam bidang bantuan dan pendampingan hukum.
Pemotongan Tumpeng Jadi Simbol Rasa Syukur
Rangkaian acara ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum YLBH Garda Sakera, M. Adi Nova atau Muhammad Adi Nofa. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi sekaligus harapan agar YLBH Garda Sakera semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sarana Keadilan Rakyat Indonesia (YLBH-SKRI), Muhammad Khoirul Huda, serta Pengacara Subagiyo, S.H., M.H., selaku Kuasa Hukum YLBH Garda Sakera.

Kehadiran sejumlah tokoh tersebut turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan akses keadilan bagi masyarakat.
Dihadiri Lintas Elemen Masyarakat

Acara hari jadi dan peresmian tersebut juga dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari LSM, organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta rekan-rekan media. Kehadiran lintas elemen tersebut menunjukkan adanya dukungan dan sinergi masyarakat terhadap keberadaan lembaga yang bergerak dalam bidang bantuan hukum.
Suasana semakin semarak dengan penampilan OM Sakera yang mengiringi jalannya acara melalui lantunan musik dan hiburan. Para tamu undangan pun tampak menikmati rangkaian kegiatan dalam suasana penuh keakraban.
Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu

Tidak hanya seremoni dan hiburan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Aksi sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian YLBH Garda Sakera terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pemberian santunan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa momentum hari jadi organisasi tidak semata-mata dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Semangat Sarana Keadilan Rakyat
Melalui momentum hari jadi dan peresmian DPP tersebut, YLBH Garda Sakera diharapkan semakin memperkuat eksistensinya sebagai lembaga yang hadir di tengah masyarakat.
Dengan mengedepankan profesionalisme, kepedulian, transparansi, serta supremasi hukum, keberadaan lembaga bantuan hukum diharapkan mampu menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, pendampingan, dan akses terhadap keadilan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Hari jadi bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan pengabdian kepada masyarakat serta menjadikan hukum sebagai sarana keadilan bagi rakyat.”
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, dengan harapan YLBH Garda Sakera ke depan semakin solid, profesional, dan konsisten menjalankan visi serta misinya untuk masyarakat.
