Peresmian Bedah Rumah Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto
KOTA MOJOKERTO – Sorot mata Muhammad Fatoni tampak berkaca-kaca saat memandangi kediamannya di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Rumah yang dulunya rapuh dan sering bocor, kini telah berubah total menjadi hunian yang kokoh, bersih, dan sangat layak untuk ditempati.
Aksi bedah rumah tidak layak huni (RTLH) ini dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota. Peresmian rumah baru atau omah anyar milik pria yang akrab disapa Pak Toni ini dilaksanakan sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Bertahun-tahun Berteman Cemas, Kini Bisa Tidur Nyenyak
Sebagai seorang pedagang kelapa muda (degan), penghasilan harian Pak Toni terbilang sangat pas-pasan. Uang yang dikumpulkan setiap hari hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dapur, sehingga impiannya untuk memperbaiki atap rumah yang mulai lapuk harus terus-menerus ditunda.
“Setiap kali mendung dan hujan turun, kami selalu cemas karena atapnya bocor di mana-mana. Lantai dan dindingnya juga sudah banyak yang rusak,” tutur Pak Toni dengan suara bergetar saat ditemui pada Rabu (1/7/2026).
Namun, berkat sinergi apik antara Polres Mojokerto Kota Polda Jatim dan Pemerintah Kota Mojokerto, penderitaan tersebut resmi berakhir. Hanya dalam waktu 14 hari proses renovasi, seluruh bagian rumah disulap total. Mulai dari penggantian atap, plafon, perbaikan lantai, kamar tidur, hingga fasilitas kamar mandi kini menjadi jauh lebih higienis dan nyaman.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres dan Pemkot Mojokerto. Rumah kami sekarang jadi sebagus ini,” imbuh Pak Toni penuh haru.
Komitmen Polri Hadir di Tengah Kesulitan Masyarakat
Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, menegaskan bahwa program RTLH ini merupakan wujud nyata dari kehadiran negara dan kepedulian Polri di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Sinergi antara Polres, Bhayangkari, dan Pemerintah Kota Mojokerto adalah kekuatan utama kami dalam menghadirkan manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh warga,” ujar AKBP Herdiawan.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini tidak akan berhenti pada momentum Hari Bhayangkara saja, melainkan akan terus digalakkan secara berkelanjutan ke depannya.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Mojokerto Kota, jajaran Pejabat Utama (PJU), pengurus Bhayangkari, Lurah Blooto, serta tokoh masyarakat setempat yang ikut larut dalam kebahagiaan keluarga Pak Toni.
Pewarta: Harjo
