
SIDOARJO – Paket pengadaan jasa kebersihan di Puskesmas Tarik senilai Rp432 juta memunculkan tanda tanya. Bukan hanya soal nilai anggaran, tetapi juga minimnya penjelasan teknis yang seharusnya menjadi dasar transparansi penggunaan uang publik.
Upaya konfirmasi yang dilakukan tim media melalui pesan WhatsApp pun belum membuahkan kejelasan berarti.
Alih-alih memberikan penjelasan substantif, pihak puskesmas tarik terkait hanya merespons singkat:
“Walaikum salam. Selamat siang.
Untuk prihal tersebut silakan menghubungi hotline Pkm 0318970415.”
Jawaban tersebut dinilai belum menjawab substansi pertanyaan, terutama terkait realisasi pekerjaan, jumlah tenaga kebersihan, hingga standar layanan yang diterapkan.
Berdasarkan data SiRUP, paket dengan Kode RUP 63682688 ini direncanakan berjalan selama satu tahun penuh pada 2026.
Namun, jadwal pemilihan penyedia dan pelaksanaan kontrak justru tercatat berlangsung pada Desember 2025.
Ketidaksinkronan waktu ini memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.
Tak hanya itu, uraian pekerjaan dan spesifikasi dalam dokumen terlihat sangat umum. Tidak ada rincian teknis yang menjelaskan output kerja secara terukur.
Kondisi ini membuka ruang tafsir bahwa paket berpotensi dijalankan secara “glondongan”, tanpa indikator kinerja yang jelas.
Padahal, jasa kebersihan di fasilitas kesehatan bukan sekadar pekerjaan rutin.
Standar sanitasi yang ketat menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien dan tenaga medis.
Tanpa spesifikasi yang rinci, pengawasan terhadap kualitas layanan menjadi sulit dilakukan.
Dengan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Sidoarjo, publik berhak mendapatkan informasi yang transparan dan akuntabel.
Minimnya penjelasan serta respons yang belum substantif justru memperkuat kesan bahwa pengelolaan paket ini belum sepenuhnya terbuka.
Sorotan pun mengarah pada perlunya klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait, agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, sampai berita ini ditayangkan pihak Dinas belum bisa dikonfirmasi.(Effendi)
