
Mojokerto – Kondisi jalan yang rusak di Dusun Temon, Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, kembali menuai keluhan dari warga setempat. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan, sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan tiba.
Salah satu warga, Sumianto, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan cukup parah dengan banyak lubang di sejumlah titik. Ia menyebutkan bahwa jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang seharusnya menjadi prioritas perhatian pemerintah daerah. “Ini jalan kabupaten, kondisinya banyak yang berlubang. Harapan saya segera dibangun, supaya kalau hujan tidak membahayakan pengguna jalan,” terangnya Selasa (28/4/2026)
.

Menurut Sumianto, saat hujan turun, lubang-lubang di jalan kerap tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara. Kondisi ini dinilai sangat berisiko, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari untuk bekerja maupun beraktivitas.
Sementara itu, Kepala Desa Puri saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut telah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026 oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mojokerto. Meski demikian, belum ada kepastian waktu pelaksanaan pembangunan tersebut.

Warga Dusun Temon berharap pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan jalan tanpa penundaan. Mereka menilai perbaikan infrastruktur sangat penting untuk menunjang keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.(Harjo)
